jump to navigation

Bus Rapid Transit (BRT) Semarang J, Juli , 2015

Posted by mirya18061985 in Uncategorized.
trackback

Karena jauhnya jarak rumah dan kantor sangat jauh, itu membuat ku mengambil pilihan untuk menggunakan transportasi umum. Kebetulan ibukota Jawa Tengah baru baru ini mengeluarkan mode transportasi Bus Rapid Transit (BRT). Salah satu transportasi terintegrasi, nyaman, sejuk serta santun. Memang, banyak kota besar di Indonesia sudah banyak yang menggunakan tranportasi seperti ini. Lumayan lah Semarang sudah setara. Punya yg mode seperti ini.

Daripada Naik motor,capek pinggangku. Memang lebih cepat, tapi biaya bensin hampir sama dengan biaya karcis pulang pergi.

Bus Rapid Transit (BRT) adalah salah satu tranportasi terntegrasi yang ada di kota Semarang. Kendaraan ini berbentukn Bis dengan tempat duduk saling berhadap hadapan, di bagian tengah bis, penumpang hanya bisa bergantungan. Bis ini ber Ac, Supirnya santun, begitu juga dengan asisten supirnya yang rapi dan ramah. Kebanyakan asisten supir adalah wanita mengenakan Jilbab.

Penumpangnya pun tidak sembarangan, mereka dress-up rapi dan wangi, kalo tidak rapi bikin malu. Banyak juga peraturan di dalamnya, 70% dipatuhi, seperti Perempuan duduk di belaang,Laki laki duduk di depan. No Smoking. Tempat duduk prioritas dll

Harga tiket jauh dekat hanya 3500 Rupiah, apabila transit di Shelter(halte) yang besar, tidak akan akan dikenakan biaya.

Panduan naik BRT:

  1. Dishelter kecil wajib berdiri mendekat ke jalan

Jangan duduk santai saja, karena BRT tidak akan menghampiri anda. Mereka pikir anda hanya numpang duduk diditu. Ini berlaku apabila BRT sdh didekat shelter. Kalo belom keliatan yaa bolehlah duduk duduk santai. Tapi keep your eyes yaaa, jangan sampai terlewat

  1. Siasati rute

Sejauh apapun rumah anda, anda hanya akan membayar 3500 saja. Ini berlaku jika anda berpindah di shelter besar atau shelter transit. Untuk mengetahui rute, anda bisa searching di internet, rute BRT lewat mana saja shelternya. Sbg contohnya, ini rute saya, Ungaran Sisemut – Imam BonjoL Semarang (dekat Tugu Muda). Waktu tempuh 1 jam.

  • Naik BRT dari Ungaran Sisemut (ke arah Terboyo) – Transit di Pemuda Semarang (Shelter transit) – Naik BRT Cangkiran (ke arah Tawang) – turun di shelter Imam Bonjol
  • Naik BRT dari Ungaran Sisemut (ke arah terboyo) – Transit di Elizabeth Semarang (shelter transit) – naik BRT Simpang Lima (ke arah Simpang ima) – turun di shelter Imam Bonjol

Arah pulang

  • Naik BRT Elisabth Simpang lima – transit di shelter Elizabeth – naik BRT ungaran (ke arah Ungaran Sisemut)
  • Naik BRT Cangkiran BSB City – Transit di Pemuda Semarang – naik BRT ungaran (ke arah Ungaran Sisemut)
  • Naik BRT Elisabeth simpang Lima – transit di Pemuda Semarang – Naik BRT Penggaron (arah penggaron, untuk nyebrang dan transit ke shelter Pemuda yang sebelah Timur) – Naik BRT ungaran (arah Sisemut)

 

Kesimpulannya tergantung kebutuhan anada, ingin yang cepat, ingin keliling kota, atau ingin yang sepi. Semua bisa disiasati

 

  1. Halte Ungaran dan Penggaron paling ramai

Yang satu ini juga wajib dipantau, dari pengalaman saya sebagai penumpang, bus jurusan tersebut yang ramai penumpang, apalagi waktu jam sibuk, jam kantor atau jam sepulang sekolah. Untuk jam operasioanl BRT dari pagi jam 6 pagi sampai jam 6 sore

Saya sebagai penumpang, sama seperti penumang lainnya ingin duduk nyaman disana, apalagi yang namanya bisa duduk di bus saat sedang ramai penumpang, kecuali kalo kena wasir, jadi harus berdiri bergelantungan haha. Berdasarkan pengalaman saya sbg penumpang, kalau anda ingin bisa duduk berikut beberapa triknya:

  1. Kursi prioritas biasanya didekat pintu

Jangan pernah duduk di dekat pintu, kecuai kalo hanya kursi itu yang tersisa. Karena biasanya kursi didekat pintu diprioritaskan untuk Wanita hamil, penumpang cacat kaki, Lanjut Usia, Wanita bersama anak. Jadi apabila anda duduk dikursi itu, siap siap saja untuk diusir secara halus, atau minimal hati anda akan tergerak dengan sendrinya menyingkir dari kursi itu karena kursi itu diperuntukkan bagi mereka.

  1. Berdirilah paling belakang

Apabila bus sedang dalam keadaan full penumpang, ini mengharuskan anda untuk berdiri bergelantungan, tidak ada pilihan lain, eit, tapi masih ada lho triknya. Bergantungan saja di tempat paling belakang, karena biasanya kesempatan disana lebih banyak. Penumpang yang duduk di samping kanan kiri apalagi paling belakang itu tidak selamanya tujuannya sejauh anda, siapa tahu di shelter berikutnya mereka turun, dan tempat duduknya buat anda, selamat duduk dengan tenang.

  1. Duduk paling pojok belakang

Tau kan posisi nya dimana, itu posisi uenak, lumayan banyak penumpang yang mengincar tempat duduk itu. Kalau anda beruntung, anda bisa mendapatkan tempat duduk super nyaman itu. Karena tempat itu posisi nya tercepit, jadi, apabila ada ibu ibu yang bergantungan, anda tidak perlu menyingkir dari tempat duduk anda, karena posisi itu tercepit, sangat tidak mungkin anda pegi dari situ, bonusnya, anda bisa dengan nyaman menikmati pemandangan di samping bis. Selain itu posisi anda paling enak, karena menghadap ke depan, kecil kemungkinan untuk pusing. Kejelekannya, kalau anda sudah sampai di shhelter anda, anda akan kesusahan keluar dari kerumunan orang, kecuali anda turun di shelter transit, karena banyak orang yang turun disana.

Berikut panduan dan trik yang bisa saya share kepada calon pengguna dan seluruh pengguna BRT di Kota Semarang.

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: