jump to navigation

Angin, Air dan Api J, Februari , 2012

Posted by mirya18061985 in Uncategorized.
trackback

Angin , air dan api adalah beberapa unsur di bumi. Mereka memang diciptakan untuk seluruh umat manusia.  Begitu juga dengan rasa cinta diciptakan untuk semua manusia tanpa terkecuali. Cinta bersanding sengat dekat dengan rasa sayang. Mereka memiliki arti yang hampir sama

Cinta dan sayang itu seperti angin dan badai. Angin dan badai sama sama tidak terlihat, tapi keduanya sebenarnya adalah  sesuatu yang baik. Dan jika berlebihan akibatnya menjadi buruk. Saat angin sepoi sepoi hadir menyentuh kita disaat panas menyengat, rasanya pasti sejuk, menyenangkan, menenangkan hati dan jiwa. Tapi bagaimana jika angin itu datang beramai ramai? Angin itu datang berlebihan? Angin itu akan datang mengguncangkan dahan , merobohkan pohon dan bangunan. Angin itu seketika menjadi badai yang memporak porandakan isi bumi.

Cinta dan sayang itu sangat dekat seperti gerimis dan hujan. Bila panas menyengat seperti di pang gurun rasanya kita butuh air setidaknya kita memimpikan gerimis dan hujan. Saat gerimis datang di siang panas, bumi ini rasanya sejuk. Rasanya syahdu enak buat tidur. Nyaman tak terkira. Dan ada saat sang hujan turun membasahi sela sela tanah di bumi. Maka binatang terkecilpun bisa merasakannya. Merasakan sejuknya tempat hunian mereka. Lalu bagaimana jika itu semua berubah menjadi hujan yang sangat sangat deras, apa yang akan terjadi? Bencana alam, banjir, penyakit dan masih banyak kesengsaraan di atas bumi.

Cinta dan sayang itu juga dekat sekali seperti lilin dan api. Saat lampu padam, hal sederhana yang dipikirkan banyak orang adalah menyalakan lilin di malam hari. Lilin membuat api kecil. Lilin biasanya dibuat juga untuk menciptakan sesuatu yang romantis. Lilin itu sifatnya seperti dian atau lentera. Lilin biasanya dijadikan lambang dari sesuatu yang baik. Lilin adalah api yang kecil yang cukup menghangatkan dan menerangi sekitarnya. Tapi api yang menyala terlalu banyak dan berlebihan menimbulkan kebakaran. Tidak hanya rumah, bisa saja kebakaran hutan dan segera saja menghanguskan seluruh isi bumi.

Begitulah cinta dan sayang. Mereka sama sama memiliki kebaikan dan guna untuk setiap orang. Tapi jangan berlebihan menggunakannya, mereka bisa berubah menjadi sesuatu yang buruk, seperti egois, cemburu, posesif dan menjadi bencana untuk diri sendiri dan orang lain.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: