jump to navigation

Kalau Cinta Tidak Perlu Sakit Hati J, Februari , 2012

Posted by mirya18061985 in Uncategorized.
trackback

Topik cinta memang sangat menarik untuk dibicarakan. Banyak hal yang bisa dibicarakan kalau sudah menyangkut tentang cinta. Biasanya disaat seseorang mengalami jatuh cinta serasa dunia ini sangat indah,dan segala penyakit pun hilang, luka dan derita sirna sudah. Tapi sebaliknya yang namanya putus cinta atau sakit hati. Biasanya dua hal ini yang bisa bikin sebagian besar manusia di dunia rasanya seperti kemasukan virus penyakit yang tidak ada obatnya. Rasanya tubuh dan kepala bahkan seluruh badan ikut ikutan sakit. Kalau sakit fisik mungkin masih ada obatnya, paling banter kalau parah masuk rumah sakit ditangani dokter sesialis ditambah minum obat yang beraneka macam dan berwarna warni.
Lalu bagaimana dengan sakit yang satu ini. Sakit hati…?? Untuk istilah kedokteran mungkin ada organ tubuh namanya hati. Tapi sakit hati karena cinta, putus cinta dan sebagai nya sifat penyakitnya tidak nyata. Susah disembuhkan tidak ada obatnya, dokter spesialis atau obat manjur manapun tidak mempan.
Dilihat dari apa yang dirasakan bila seseorang sedang jatuh cinta dan sedang sakit hati, tentu saja jatuh cinta akan lebih banyak dipilih. Rasanya menyenangkan, terbang ke awang awang sampe langit ke tujuh. Bisa jadi sakit hati hanya bisa diobati dengan jatuh cinta. Ya kalau sakit hati, patah hati segeralah cari cinta yang baru. Kalo ga, jangan sampe sakit hati, pertahankan perasaan cinta aja supaya gak jadi sakit supaya dunia ini jadi indah dan segalanya menjadi positif. Pikiran penuh dengan energi positf, tubuh juga dipenuhi dengan energi positif supaya aktivitas selalu dijalani dengan penuh semangat.
Hal ini juga dialami oleh salah satu artis dan presenter Indonesia. Cerita Ayu Dewi yang pada pertengahan tahun 2011 akan segera menikah dengan seorang publik figur atau bisa disebut politikus. Saat itu Calon pengantin prianya telah mencapai kedudukan sebagai bupati di salah satu kabupaten di Pulau Sumatra, Indonesia. Bisa dibilang, calonnya itu masih muda, bersemangat, tampan, dan tentu saja berduit. Wanita mana yang tidak tertarik memiliki seseorang seperti itu?
Tapi tiba tiba salah satu jejaring social mengabarkan berakhirnya hubungan mereka dimana hari-H pernikaan mereka tinggal menghitung hari. Tiba tiba si Calon pengantin pria itu memutuskan hubungan cinta mereka. Ahh…rasanya pasti menyebalkan, menjengkelkan, malu, mau muntah, pusing, mual, dan mendekati dengan rasa ingin bunuh diri. Selama berhari hari Ayu Dewi dikabarkan mengurung diri dan tidak melakukan aktivitas selama berminggu minggu. Lalu apakah terus terusan menjadi seperti itu? Istilah saat ini untuk menanggapinya adalah Move On!!!C’mon Life must go on. Seandainya cinta itu tidak bisa dipertahankan lagi, ya carilah cinta. Banyak kok. Iya…karena Yang Maha Kuasa mau bilang dia bukanlah orang yang tepat.
Senangnya sekarang melihat Ayu Dewi bisa tertawa lagi seperti yang dulu. Bahkan tahun ini dia merencanakan pernikahan dengan cintanya yang baru. Semoga lancar deh acaranya. Dan memang benar kata Yang Maha Kuasa, kalau bupati itu bukanlah orang yang tepat untuknya,karena banyak masalah yang sudah dibuatnya sendiri menjadi bumerang baginya. Ya semoga pernikahan Ayu Dewi bisa terlaksana pada tahun ini, dan semoga bupati itu juga akan mendapatkan jalan hidup terbaiknya
Tidak hanya Ayu Dewi saja yang mempunyai cerita patah hati seperti itu. Masih banyak lagi patah hati yang lain yang dialami semua orang di muka bumi ini. Intinya Move On!! Kalau cinta tidak perlu patah hati. Cinta harus dipertahankan, kalau memang sudah patah hati segeralah membuat cinta yang baru. Atau buatlah patah hati jadi cinta lagi. So sweet…

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: