jump to navigation

Libur tapi ga Libur – Natal 2009 J, Desember , 2009

Posted by mirya18061985 in Uncategorized.
trackback

24 Desember seharusnya memang cuti bersama dimanapun juga kecuali kalau ada kantor luar biasa dan harus masuk pada hari itu. Kantorku ini memang benar benar masuk golongan yang luar biasa karena kita semua wajib masuk pada hari itu. Tentu saja 24 desember yang tidak lain adalah acara Christmas Eve atau malam natal pasti aku akan lewatkan dengan kumpul keluarga dan pergi ke gereja. Di tanggal itu aku pulang jam 4 sore dan langsung pulang serta siap siap pergi ke Gereja malam harinya. Malam hari itu hujan deras tapi hal ini tidak mengurungkan niat kami sekeluarga untuk terus mengikuti misa malam natal di Semarang di kota kami sendiri. Sebelum meninggalkan Semarang, tidak lupa menitipkan Beli. Beli selama di penampungan jug asudah mendapat teman baru, bahkan Pacar yang sejenis dengannya tapi keturunan pipi tembem sebut saja Molly namanya.

Bely siap paket

Pacar Bely yaitu Moly tembem

Tanggal 25 Desember dan bertepatan dengan perayaan natal, kita sekeluarga dan kali ini edisi spesial pertama kalinya mas-ku ikut acara natal disana.  Pagi hari tu juga kita ber 5 pergi kesana dan sampe sanajam 10 pagi. Seperti biasa ketika semua sudah berkumpul disana, kita bersalam salaman mengucapkan Merry Christmas dan tidak lupa untuk bagi bagi angpau. Aku dan Mas Riessa juga pergi ke sungai di dekat rumah nenek. Sungai itu dulunya sangat bersih dan merupakan tempat paling vital yang digunakan untuk berbagai macam aktivitas disana. Sungai disana sekarang airnya tidak begitu banyak dan juga agak keruh, selain itu sudah tidak ada manusia yang melakukan aktivitas disana, hanya digunakan untuk pengairan sawah di sekitarnya serta untuk makan dan minum hewan ternak.

Dombi

Belu ayo maem

maksa euy

Disela sela siang hari, habis tidur siang, kita pergi jalan jalan keliling daerah sana. Kebetulan rumah nenek dekat dengan alun alun kota dan Pasar Kranggan Temanggung. Memang agak gerimis waktu itu tapi aku yakin itu air embun. Segar udaranya. hm…..Kotanya sangat bersih, hampir tidak ada sampah ditrotoar karena tidak banyak orang juga yang berlalu lalang disana. Aku tidak heran disana Bisnis apapun juga tidak jalan mungkin karena mereka berpikir lebih baik segalanya membuat sendiri daripada harus beli.

Sampai di Pasar Kranggan, kita puter puter cari kehangatan yang tidak lain adalah makan Bakso Temanggung yang khas yaitu Bakso Kupat Tahu. Selain itu kita juga mencari cemilan untuk bekal di Bus nanti. Jajan pasar yang beragam, khas dan beraneka warna membuat kita lupa diri untuk membeli hampir semua item.

Sore harinya kita udah pesan tiket kereta api Handoyo yang nantinya akan berangkat pukul 17.00 WIB. Lagi lagi gerimis disana, dan kita dapat Bus Handoyo yang masih baru dengan Gambar Karikatur tokoh kartun Ken-Shin. Bus AC seperti itu juga ternyata tidak bebas dari pedagang asongan yang berkali kali memaksa untuk membeli barang dagangannya. Pengamen Bus pun juga tidak mau kalah.

Bus HANDOYO

Malam yang panjang dihabiskan di Bus…sampai tengah malam nya kita makan di Restoran jawa Timur. Memang Restorannya tergolong menegah, tapi lumayan daripada ga ada. ^_^v…Sampai juga di Terminal Malang jam 04.00 pagi dini hari. Kita tidak turun ke Terminal tapi terus ke LandungSari dan Oper Bus kecil lagi namanya Bus Puspa Indah  yaitu Bus yang terkenal di daerah Malang. Maksudnya terkenal ugal ugal an…

Akhirnya sampai dirumah Oma setelah berjalan 200 meter dari jalan raya dan bertemu dengan keluarga. Yang aku pikirkan saat itu adalah tidur dan tidur…kasur di kamar paling depan adalah milikku dan tidur…

Siang hari akhirnya kita bisa jalan jalan ke Daerah sekitar rumah Oma. Ada Jatim Park, Agrowisata Apel Batu, Selecta dan Cuban Rondo. Tapi Di Jatim Park sudah tidak begitu heboh apalagi HTM nya terlalu mahal, padahal jarak tempuh dari rumah Oma hanya berjalan kaki saja hanya butuh 5 menit. Selecta juga pemandangannya tidak begitu bagus dan hawanya juga tidak begitu dingin. Agrowisata Apel sekarang harga nya melambung sangat tinggi dan obyeknya juga tidak bertambah. Akhirnya kita memutuskan utnuk ke Cuban Rondo yang jaraknya memang sangat dekat dengan rumah Oma. Sambil Jalan ke arah sana, Ternyata Rumah Oma juga berdekatan dengan Villa Flamboyan yang terkenal dengan Villa nya DR. Azahari yaitu pelaku bom Bali. Sambil lewat aku mampir foto rumah yang masih dibiarkan hancur dan mangkrak disana.

Serem

Cuban Rondo memang memiliki hawa yang dingin dan pemandangan yang indah sudah menyapa sewaktu kita memasuki obyek wisata tersebut. Banyak pohon yang masih alami tumbuh subur di sekitar jalan masuk. Dan kebetulan memang disana ramai sekali pengunjung karena bertepatan dengan hari libur. Cuban Rondo adalah Air terjun yang memiliki arti air terjun Janda.

Entrance

“Begini cerita nya, (aku tidak begitu ingat nama lakon dan tokoh nya) ada seorang wanita yang menikah dengan seorang pria. 36 hari sesudah pernikahan menurut kepercayaan Jawa, memang sangat sakral dan pengantin tidak diperbolehkan melakukan aktivitas yang membahayakan. Tapi ke dua pasangan itu tetap nekad. Si Pria pergi mendaki ke Gunung Anjasmoro untuk mencari sesuatu, karena saat itu Gunung Anjasmoro sangat membahayakan, maka Si Wanita menunggu di lembah Gunung itu yaitu di dekat  mata air yang mengalir sampai ke tempat yang saat ini menjadi obyek Cuban Rondo. Ternyata setengah perjalanan, Si Pria tidak kunjung menampakkan diri karena ada kemungkinan sudah mati di tenagh perjalanan pendakiannya. Si Wanita ternyata msih setia tetap menunggu disitu sampai akhir hayatnya dan dipercaya saat ini arwah Si Wanita masih bergentayangan di Air Terjun Cuban Rondo dan masih terus menunggu sang suami….”

background aneh

aer nya diobok obok

Setelah perjalanan ke sana selesai, kita tidak lupa beli oleh oleh khas Malang yaitu Kripik Kentang, Kripik apel dan Kripik Nangka. Maem siang dulu ke Bakso Malang ato bakwan Malang. Cukup ramai dan terkenal bakso nya tapi yang aku pilih itu ternyata mengandung Babi jadi hati hati ya…tapi enakkk. Dan waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore yang artinya kita harus bersiap siap ntuk pulang kembali ke Semarang dengan bus Handoyo lagi…

Bakso Ato Bakwan Malang Mentawai

Sambil bersiap siap, hujan deras pun mengguyur Kota Batu. Terpaksa kita diantar Opa sampai ke Jalan Raya. Samapai saat ini aku juga msih heran, Opa yang umurnya sudah hampir 85 tahun tapi masih bisa mengendarai mobil dengan lincah. Hebat!!

Kita dapat Bus Handoyo dengan gambar Spiderman. hahaha….aneh…dan kita dapat kursi paling belakang, asik juga dapet paling belakang karena otomatis semua kursi berjajar paling belakang adalah milik kita. Kita bisa tidur selonjor di belakang. Dan ahirnya sampai di Semarang jam 4 pagi. Capek tapi harus menyelesaikan tugas satu lagi yaitu harus ngomong di depan orang banyak. Sebisanya saja yang penting malu tapi sudah mencoba daripada malu tapi ga berani mencoba. Acara selesai jam 15.00 dan tepar deh…Liburan kali ini memang bukan liburan karena sama sekali ga istirahat di rumah. Senang juga ya punya kesibukan yang tidak biasa dilakukan. Merry Christmas everybody…

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: