jump to navigation

Operasi Pengambilan Pen J, April , 2009

Posted by mirya18061985 in Uncategorized.
trackback

Setelah satu tahun tepatnya tanggal 1 April 2009, aku dioperasi untuk pengambilan pen yang selama ini terpasang di antara telapak jari kelingking dan ruas jari kelingking ku. Pertama kalinya aku ke Rumah sakit dengan mandiri tanpa mengganggu orang lain. Bahkan ayahku sendiri tidak tahu kalau aku ada niat operasi malam itu.

lugagge

lugagge

Pagi harinya aku telepon rumah sakit Panti Wiloso yang letaknya d iJalan  Citarum Semarang. Memang saat itu tidak ada kamar kelas I atau bahkan VIP di ruang manapun juga. Tapi ternyata hanya ada satu kamar tersisa di ruang anak anak (Ruang Dahlia).

ruang dahlia VIP I

ruang dahlia VIP I

Setelah aku pulang di tengah hari Rabu, aku istirahat bentar di rumah dan tiba tiba di telpon mas Reisa yang menawarkan bantuan mengantar ke Rumah Sakit. Yang namanya administrasi memang melelahkan, tapi memang rumah sakit yang satu ini dari dulu tidak pernah membuat aku pusing dengan masalah administrasi.

pake tanda pengenal

pake tanda pengenal

Akhirnya aku bisa melihat kamar ku yang VIP di salah satu Ruang Dahlia. Interiornya tidak kalah dengan Rumah Sakit lainnya di Semarang yang temahalpun.

Ruang Dahlia VIP II

Ruang Dahlia VIP II

Waktu berlalu, akhirnya Dokter Anestesi datang jam 4 sore dan memberi tahu kalau operasi akan dilakukan pada pukul 18.00. Yah baguslah.semakin cepat semakin baik. Tapi operasi kali ini tidak seperti operasi yang sewaktu itu. Sewaktu pengambilan darah dan peng-infus-an, jarumnya terasa sekali, apalagi sewaktu di coba anti alergi, aduh…sesak napas ga bisa bernapas….ugh…!!Naah…satu jam sebelum operasi dilakukan, aku disuruh ganti baju khusus untuk operasi.

nampang dulu sebelum dioperasi

nampang dulu sebelum dioperasi

Akhirnya aku digeledek ke arah ruang operasi, ternyata sebelum masuk ke ruang operasi aku sudah tepar duluan dan ga sempat melihat lihat ruang operasi dan segala peralatan operasi.

infus

infus

kurang lebih 2 jam kemudian, raga ku  sudah kembali ke dunia nyata dan kembali ke kamarku yang lucu. Aku disana melihat ada mama, papa, Ellen , Mas Reisa… Aku melihat mereka tapi tidak begitu jelas, agak remang remang,. Aku mendengar percakapan mereka, tapi dak begitu nyata juga. Ternyata saat itu aku tidak sadar ato tepatnya setengah sadar. Aku juga di kerjain sama mereka. Awas ya….!!!!

Keesokan paginya, aku sendiri lagi, tidak ada yang menunggu….dan aku mengurus segala administrasi nya sendiri. Semua biaya Operasi dan kamar di tanggung sama PT Winthertur Life (asuransi Pegawai Danamon) Jadi aku hanya membayar kekurangannya saja Rp. 13.000,-  Sekarang selesai semua selama 1 tahun membawa pen dari Platina….

pen didalam kelingkingku

pen didalam kelingkingku

dari balik jendela kamarku

dari balik jendela kamarku

Komentar»

1. kasamago - J, Februari , 2013

pengalaman seru neh, bentar lg saya jg mo ngambil pen.. agak deg2 an jg sih, males pake infus..

mirya18061985 - J, Maret , 2013

semangat ya, jangan lupa berdoa…setelah itu semua beres kok


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: